Senin, 05 Januari 2009

DUNIA PENDIDIKAN YANG BERSIH DARI KORUPSI

Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo baru-baru ini menegaskan dirinya dan aparat penegak hukum akan memperkuat pengawasan internal di departemen yang dipimpinnya, mulai dari tingkat pusat sampai di tingkat daerah, termasuk di sekolah-sekolah baik negeri maupun swasta. Hal ini perlu dilakukan sehubungan temuan indikasi korupsi di Departemen Pendidikan Nasional oleh Indonesian Corruption Watch (ICW) beberapa waktu lalu. Mantan menteri keuangan di jaman presiden Abdurahman Wahid tersebut menjelaskan bahwa komitmennya kuat untuk memberantas korupsi. “Ya, saya berkomitmen untuk memberantas korupsi. Dan itu tidak gampang,”ujarnya. Menteri Bambang berjanji korupsi akan diberantas, baik yang sifatnya struktural ataupun yang sifatnya kebijaksanaan. Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan kuatnya indikasi korupsi dana pendidikan, tidak hanya pada guru, kepala sekolah, dan pejabat dinas pendidikan, tapi juga pejabat departemen pendidikan nasional. Selain mengoptimalkan Komite Pengawas Sekolah, seperti yang diusulkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) , jika yang dimaksud Mendiknas dengan pengawas internal, yakni memberdayakan Inspektorat Jenderal dan semua pihak yang peduli dengan terciptanya dunia pendidikan yang bersih dari korupsi.

Kita tahu bahwa kertepurukan negeri tercinta ini penyebabnya adalah korupsi yang sudah membudaya di semua lini kehidupan.Mudah-mudahan dengan komitmen yang kuat diantara petinggi negeri ini dan para praktisi pendidikan di lapangan akan ada secercah harapan untuk memperbaiki dunia pendidikan yang semakin hari semakin runyam. Semoga